Testimoni for GTL Course

26 04 2013

Baru saja tanggal 24-26 April 2013 ini, saya mengikuti pelatihan pile foundation di GTL. bagi yang belum tau GTL adalah kepanjangan dari Gouw Tjie Liong, beliau adalah senior geotechnical engineer di Indonesia.

beliau juga merupakan satu dari 27 orang pemegang sertifikasi G-2 di HATTI Indonesia, G-2 atau ahli utama dalam bidang geoteknik merupakan sertifikasi tertinggi di HATTI Indonesia, bagi yang belum tau HATTI adalah Himpunan Ahli Teknik Tanah Indonesia. sebetulnya jika dimaknai makna dari nama asosiasi profesional agar kurang tepat mengingat bidang yang ditangani dan merupakan wilayahnya HATTI ini adalah Mekanika Tanah dan Geoteknik Enjinering.  tidak melulu bicara soal teknik tanah.

seperti induk dari asosiasi ini juga pernah mengalami perubahan nama,dari dulunya ISSMFE menjadi ISSMGE, saya baca informasi in dari bukunya B.M. Das “Principles_of_Geotechnical_Engineering” disana dijelaskan asal mula perubahan namanya dan mengapa saat ini menggunakan nama yang terbaru di jelaskan juga alasannya.

kembali ke topic bahasannya dari short course yang saya ambil,

dengan basic transport saya harus beralih ke geoteknik, tentu saya menyadari agar bisa mengikuti yang lain tentu saya harus belajar dengan cepat, karena pengetahuan dan pengalaman saya sebelumnya sering berganti, maka dari itu saya mengikuti short course ini, supaya untuk melatih kepekaan saya dan keilmuan saya di bidang geoteknik.

tentu saja harapannya agar saya lebih bisa fokus ke geoteknik, saya mulai mencoba menelusuri bidang ini, tentu seorang yang baik semakin banyak ilmu semakin mengenal batas. artinya kita harus menyadari wilayah kapasitas kita, jika kita bicara teknik sipil saja di dalamnya banyak spesialisasi bidang lainnya. nah menurut para pakar ada baiknya dan sudah seharusnya kita harus mau dan wajib menghargai kapasitas seseorang berdasarkan pengalaman dan keilmuannya.

seorang struktur engineer tidak bisa untuk terus masuk memberikan keputusan geoteknikal yang penting tanpa arahan/saran dari seorang geotechnical engineer begitupun sebaliknya. meskipun kita akui memang ada sedikit orang saja yang benar benar menguasai kedua bidang itu, disaat mungkin saat dulu perkembangan ilmu teknik sipil masih belum luas dan berkembang seperti sekarang ini.

ingat kalau sekarang ada orang bicara bahwa ada orang hebat, jangan percaya. kalau dulu mungkin iya ada, kalo sekarang rasanya semuanya sudah terspesialisasi. orang ahligeoteknik belum tentu bisa menggambar teknik dengan kemampuan cepat dan akurat dari seorang drafter. artinya apa, semuanya sudah terspesialisasi dengan perannya msing masing.

mungkin seperti itulah kurang lebihnya apa yang ingin saya jabarkan disini,

berikut materi pelatihannya yang telah saya ikuti :

  • Perhitungan Daya Dukung Pondasi Tiang dengan data uji laboratorium (Metoda Alpha, Beta dan Lamda; Daya dukung untuk tanah pasir dan tanah lempung)
  • Perhitungan Daya Dukung Tanah dengan menggunakan data SPT
  • Perhitungan Daya Dukung Tanah dengan menggunakan data Sondir (CPT)
  • Perhitungan Daya Dukung Tiang Tarik
  • Perhitungan Gaya Gesek Negatif (Negative Friction)
  • Kendala Aplikasi Teori Perhitugnan diatas
  • Spesifikasi Teknis dan Teknik Pelaksanaan Pondasi Dalam (Tiang Pancang, Tiang Tekan dan Tiang Bor)
  • Quality Assurance Pondasi Selama Pelaksanaan
  • Quality Assurance Pondasi Sesudah Pelaksanaan (PIT -Pile Integrity Testing- dan Sonic Logging Test)
  • Uji Beban Pondasi secara Statik,  dan Interpretasinya serta Instrumented Pile(Static Pile Loading Test and its Interpretation, Metoda Housel, Chin, Buttler and Hoy, Mazurkiewicz, DeBeer, Hyperbolic, dll.
  • Uji Beban Dynamic – Pile Dynamic Loading Test) – Dasar Teori, Cara Pengujian dan Interpretasinya.
  • Statnamic
  • Uji Beban dengan Osterberg Cell
  • Kapasitas Kelompok Tiang (Efisiensi Kelompok Tiang, Feld’s Rule, Converse Labarre, Keruntuhan Blok)
  • Penurunan Pondasi Tiang (Penurunan Tiang Tunggal, Kelompok Tiang dengan Cara Vesic an Cara Rakit Ekivalen)
  • Kapasitas Lateral Tiang Tunggal (Cara Broms, Cara Reese Matlock, Cara Chang)
  • Kapasitas Lateral Kelompok Tiang (Efisiensi Lateral, Penentuan Modulus Lateral Subgrade)
  • Penggunaan Program Komputer (Geo5) untuk menghitung kapasitas Tiang

Dokumentasinya :

???????????????????????????????

salam,

massa


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




James's Files

My notes as a civil engineer

Juang's Blog

Hubungan diatara dua pristiwa.

Gouw - Senior Geotechnical Consultant

Geotechnical Engineering Practices (Indonesia)

The works of Wiryanto Dewobroto

as structural engineer, lecturer and writer

benusaganiblog

Just another WordPress.com site

%d bloggers like this: