Berpikir Positif

23 11 2013

tentang berpikir positif sudah banyak kita kenal, untuk menjadi lebih ceria harus dengan berpikir positf dan mengurangi/menghilangkan berpikir negatif. barusan tadi sore, seorang sahabat mengatakan bahwa katanya tulisan saya selalu bernada pesimistis. karena pemikiran modern mengatakan segala rasa mengalah dan kerendah hatian adalah merupakan sifat seorang pesimistis.

dari situ saya mencoba membuat mapping, seberapa penting optimisme dan pesimisme. saya selalu mencoba untuk berlaku adil terhadap pikiran, saya masih juga percaya pada the law of attraction. yang menyatakan bahwa pikiranlah yang membuat kebiasaan, dan kebiasaan akhirnya membuat watak, kemudian hingga watak akan berdampak pada nasib kita. setidaknya itulah yang saya ingat.

barangkali mungkin karena ketidaktepatan momentum saya menulis, atau ketidaktepatan pendengar sehingga seringkali apa yang kita maksudkan disalahpahami, karena memang sudah menjadi kebiasaan kebanyakan kita adalah era instan. kita seringkali menangkap informasi dan langsung ditelan, jarang sekali kita mengunyah terlebih dahulu. karena disetiap kata terselip suasana dan makna yang berbeda.

memang cara terbaik menjadi aman adalah mengikuti apa yang dilakukan oleh kebanyakan orang, mungkin kita memang bukanlah tipe orang yang memiliki kemandirian dalam berpikir, sehingga seringkali kita meragukan sendiri hasil pikiran kita dalam tahapan tertentu ini bisa jadi boleh untuk meragukannya. tetapi setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda dalam memahami sesuatu.

sehingga hasil pikiranpun bisa jadi dipengaruhi oleh kondisi dan suasana, banyak buku tentang motivasi untuk mengubah cara berpikir menjadi lebih ke positive thinking, sebut saja chicken soup, 7 habits for highly effective people, Positif Self Talk Therapy, Quantum Ikhlas, dsb.

buku diatas memang tidak semuanya saya baca, namun barangkali orang-orang pesimis juga sangat optimis bahwa pikirannya adalah positif, sehingga dengan rasa arogannya dia menganggap pikirannya positif. dalam tahap ini tentu kita kebingungan apakah memang ada pikiran positif dan negatif itu? kalau saya melihatnya jika dengan cara pandang siklikal hampir tidak ada pikiran positif dan negatif artinya semuanya sekedar berputar saja.

namun begitulah kita harus terima dengan pikiran jernih tentang pendapat orang mengenai kita, apakah memang pendapatnya terhadap kita perlu merubah sifat tersebut dalam diri kita. bahkan tidak jarang saya mendapatkan sebuah respon dari mereka bahwa cara berpikir saya out of mainstream atau mungkin yang lainnya. asal dengan kejernihan akal dan pikiran kita semoga diberikan kemampuan berpikir apakah kita perlu merubahnya atau tidak.

semuanya berubah, kecuali perubahan itu sendiri yang tetap, katanya begitu. semoga kita semua diberi ketepatan melakukan sesuatu pada tempatnya, komentar yang tepat, pikiran yang tepat tentu untuk urusan yang benar. rasanya sebelum belajar tentang ketepatan kita perlu belajar benar dan salah, baik dan buruk, hingga pantas dan tidak pantas. dan rasanya ini harus terus dilakukan sepanjang hidup.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




James's Files

My notes as a civil engineer

Juang's Blog

Hubungan diatara dua pristiwa.

Gouw - Senior Geotechnical Consultant

Geotechnical Engineering Practices (Indonesia)

The works of Wiryanto Dewobroto

as structural engineer, lecturer and writer

benusaganiblog

Just another WordPress.com site

%d bloggers like this: